Archive | December, 2011

Bisnis Model yang Tertinggal

13 Dec

Maafkan saya, ini ada satu bisnis model yang kelupaan hehee

Suatu hari, saya dan teman-teman kelas Creativity and Innovation mendapat mandat untuk membuat business model dari applikasi google goggles, apakah itu??

Hoke, jadi google goggles adalah sebuah aplikasi yang diluncurkan oleh google (tentunya) yang masih berfungsii sama yaitu mesin pencari informasi. Si google goggles ini bisa dipakai di handphone terkini dengan kamera. Konsepnya cukup unik dan agak mirip dengan scan barcode pada BB, tapi pada google goggles, pengguna bisa mengcapture gambar yang ingin ia cari tahu informasinya menggunakan kamera handphonenya lalu masukan google goggles and voila, keluarlah informasi mengenai ben

da tersebut, menarik yah 🙂

So, ini adalah bisnis model yang saya rancang untuk google goggles:

Oke, sekian postingan dari saya mengenai bisnis model dari google goggles, semoga berguna bagi yang membutuhkan.

 

Terima Kasih

@falenoo

 

Final Exam Part 2

11 Dec

Selama kurang lebih 6 bulan ini, saya menjalani kuliah di semester 7 dan diramaikan dengan mata kuliah Creativity and Innovation. Alhamdulillah akan segera berakhir minggu depan, mudah-mudahan hasilnya baik.

Sebagai tugas terkahir dari Paman Apiq, saya akan memberikan pesan kesan feedback dan apa yang saya dapatkan selama satu semester ini di mata kuliah Creativity and Innovation.

Berpikir cepat dan melihat peluang

Melaui mata kuliah creativity and innovation saya menjadi bisa berpikir lebih cepat dan melihat segala peuang dan kemungkinan yang ada dari setiap masalah. Saya menjadi lebih peka terhadap segala situasi.

Lebih berekspresi

Dengan tugas blog, saya merasa bisa lebih mengekspresikan apa yang saya pikirkan melalui tulisan. Disini saya jadi lebih berikir bagaimana cara membuat tulisan yang baik agar menarik dibaca oleh khalayak luas. Selain itu, saya jadi belajar menggunakan wordpress, setelah sebelumnya saya hanya bisa mengoprasikan blogger. Siapa tau suatu hari nanti saya akan bisa memanfaatkan wordpress untuk hal-hal yang bermanfaat.

Mendapatkan Informasi Mengenai Dunia Kreatif

Sebelumnya saya buta sekali dengan bisnis kreatif sampai akhirnya ikut kuliah ini. Setiap minggunya paman selalu berbagi tentang ilmu-ilmu kreatif yang diketahinya. Saya juga jadi tertarik untuk menggogling tentang bisnis kreatif tersebut dan memperoleh informasi-informasi baru yang sangat menarik.

Bisnis Model dan SCAMPER

Sebenarnya SCAMPER sudah pernah dipelajari sih di kuliah Entrepreneurship, tapi berkat kuliah ini saya kembali mengingat dan mengaplikasikan SCAMPER yang tadinya sudah hampir terlupakan, padahal SCAMPER ini penting sekali. Bisnis model juga demikian. Menurut saya bisnis model ini penting sekali untuk diketahui oleh entrepreneur yang akan running bisnis. Terima kasih sekali pak Apik dan kak Bayu yang sudah mengajarkan bisnis model.

Team Work

Ada beberapa tugas CI yang harus dikerjakan secara berkelompok. Melalui tugas-tugas ini, saya belajar untuk menyatukan pikiran dan menyamakan pendapat bersama teman-teman seperjuangan hehehe.

Mengetahui cara cepat untuk mengingat

Paman Apik sempat member tugas untuk mengingat nama 20 orang berpengaruh di dunia melalu jembatan keledai. Well, pak buat UAS saya memakai metode yang demikian untuk menghapal beberapa teori di mata kuliah HCM. Hehehehee..

Mengasah kemampuan untuk mempresentasikan ide

Sebelumnya, saya selalu malu untuk mengutarakan ide-ide yang kadang bersifat agak mengahayal kepada teman-teman. Namun di mata kuliah ini malah saya wajib untuk mempresentasikannya, sekarang saya jadi lebih berani mengutarakan ide.

Bangun Pagi

Secara CI ini kuliah saya yang paling pagi di semester 7 hehehee, jadi saya harus kembali membiasakan diri bangun pagi seperti dikala SMA. Walaupun kadang agak telambat, buru-buru lari naik ojek, tapi lumayan untuk mengasah skill bangun pagi.

Terakhir, diakhir semester ini saya mau ngucapin terima kasih kepada Pak Apiq dan Kak Bayu yang sudah membimbing saya dan teman-teman selama satu semester ini. Walaupun kita suka berisik dan banyak tingkah, tapi tetep sabar juga menghadapi kita hihi.

Selain itu saya juga minta maaf kalau beberapa kali ga masuk gara-gara sakit dan telat bangun, maaf juga kalau suka berisik di kelas, atau bahkan tidur.

TERIMA KASIH PAK APIQ DAN KAK BAYU 🙂

Final Exam Part 1

11 Dec

Business Digital

Pada UAS kali ini, saya akan membuat sebuah ide bisnis digital yang baru, kreatif, dan mudah-mudahan innovative. Walaupun mungkin ide ini agak sedikit menghayal, tapi apa salahnya menghayal? Banyak brand inovatif yang lahir dari sekedar menghayal kan?

RemindMe

RemindMe adalah sebuah applikasi yang dapat membantu para penggunanya untuk mengingat hal-hal penting yang sebelumnya sudah dituliskan pada handphone atau smartphone.

Mungkin sepintas RemindMe ini mirip dengan aplikasi kalender yang dilengkapi dengan pengingat pada handphone. Namun RemindMe menawarkan cara yang berbeda untuk membantu pengguna mengingat hal-hal penting.

Setelah pengguna menuliskan pada tanggal berapa dan jam berapa akan diingatkan oleh RemindMe, pengguna dapat memili mode apa yang akan digunakan. Terdapat beberapa mode, yaitu:

1.Mode Getar

Seperti reminder pada umumnya, handphone akan bergetar pada jam dan tanggal yang diinginkan.

2.Mode RingTone

Sebuah ringtone akan dimainkan pada jam dan tanggal yang diinginkan

3.Mode SUARA

Mode suara ini adalah mode terbaru yang ditawarkan oleh RemindMe yang berbeda dari alat pengingat yang pernah ada sebelumnya. Setelah memasukan jam dan tanggal yang diinginkan, pengguna dapat merekam suaranya sendiri, baik berteriak, bernyanyi, atau apapun. Hal ini dapat lebih membantu pengguna untuk mengingat hal-hal yang harus dilakukan. Bisa saja apabila membuat janji dengan pacar, pengguna merekam suara pacarnya yang marah-marah dan dimainkan pada saat janjian sehingga pengguna merasa dimarahin sama pacarnya apabila tidak ingat juga hihihi.

Selain Mode baru, ada hal lain yang ditawarkan oleh RemindMe, yaitu integrasi. Pengguna dapat mengintegrasikan RemindMe di handphonenya dengan RemindMe di handphone orang lain, sehingga orang lain juga dapat mengingatkannya. Contoh:

Andi ingin membuat RemindMe bahwa ia harus dating ke kampus pada jam 9 pagi tanggal 11 Desember untuk mengambil KSM. Karena Andi orangnya sangat pelupa, andi memasukan RemindMe Rina (Pacar Andi) ke dalam Reminder tersebut, sehingga pada saat Andi tetap tidak ingat setelah RemindMe mengingatkannya, RemindMe akan mengirimkan notifikasi kepada Rina untuk mengingatkan Andi bahwa pada hari tersebut Andi harus ke kampus.

Mudah bukan?

Aplikasi ini dapat di download dengan mudah di setiap smartphone yang memiliki paket data internet layanan, karena program aplikasi RemindMe selalu terhubung ke Internet.

Berikut ini adalah bisnis model dari aplikasi RemindMe:

Keterangan:

Offers adalah apa yang ditawarkan oleh produk baru ini, seperti bisa dilihat, yang ada di dalam bisnis model ini adalah rangkuman dari penjabaran panjang diatas hehehe.

Pada tabel ini, disebelah kiri offers adalah dalam company dan di sebelah kanan offers adalah hubungan dengan customer.

Kanan Offers:

Customer relationship adalah bagaimana cara kita menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

Channels adalah perantara kita dalam memasarkan produk baru ini.

Customer Segmen adalah customer yang kita tuju.

Revenue Streams adalah dari mana revenue kita berasal.

Kiri Offers:

Key Activities adalah inti aktivitas dari produk baru ini.

Key Partner adalah lembaga-lembaga yang kita ajak bekerja sama untuk membuat atau mewujudkan produk ini.

Key Resource adalah orang-orang di dalam company yang menjalankan dan membuat produk ini.

Cost Structure adalah biaya yang dikeluarkan.