Mahasiswa, kreatif dan inovatif (Mid Term)

10 Oct

Mahasiswa. Adanya kata Maha didepan Siswa berarti yang paling. Siswa yang paling, paling tinggi. Kata Maha ini kadang menjadikan mahasiswa besar kepala dan tinggi hati, merasa dirinya hebat dan dapat melakukan apa saja.

Memang tidak dapat dipungkiri, mahasiswa adalah mahluk sosial yang berpendidikan. Dijadikan patokan dan sebagai pegangan oleh masyarakat, dijadikan tempat berlindung dari para penguasa negeri ini. Masyarakat bergantung pada mahasiswa.

Tugas dasar mahasiswa adalah melakukan Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, tiga hal ini, jika ditambah unsur kreatif dan inovatif, niscaya dapat menyelesaikan berbagai masalah pada masyarakat.

Mahasiswa sebagai manusia bebas yang belum terikat apapun, baik poitik maupun pekerjaan, sesungguhnya memiliki peluang dan kesempatan yang besar untuk melakukan apapun. Peluang besar ini disebabkan oleh posisi mahasiswa sebagai kaum yang terpelajar, memiliki banyak ilmu, dan sedang dalam fase kritis. Kritis disini berarti sensitif terhadap perubahan. Tiga hal ini sebenarnya tanpa disadari dimiliki oleh seluruh mahasiswa, mereka yang peka dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik sehingga bisa berguna bagi masyarakat.

Banyak mahasiswa yang sudah memanfaatkan dengan baik peluang ini. Contonya saja, mahasiswa ITB yang dengan kreativitasnya menciptakan sebuah inovasi yang sekiranya dapat menjadi jawaban bagi permasalahan yang ada pada masyarakat. Pada saat IBE, company saya Equafole menciptakan sebuah tas yang fashionable, kuat, bisa membawa laptop, dan tentu saja harganya terjangkau. Mungkin terdengar sepele, namun ini menjadi sebuah inovasi karena menjawab persoalan pada masyarakat. Biasanya, seseorang jika membawa laptop akan membawa dua tas, satu untuk barang pribadi, dan satu khusus laptop. Namun dengan tas Equafole, cukup membawa satu tas saja, semua masuk. Dalam IBE ini, sudah melewati level kreativitas hingga level yang paling tinggi. Pada level satu yaitu eksistensial, meciptakan sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada, ya tentu saja produk IBE seperti itu, karena mahasiswa harus menciptakan sesuatu karya yang berbeda dari yang sudah ada. Level 2 yaitu kreatif komunikasi, kreatif komunikasi ini dilakukan pada saat memarketingkan barang IBE, banyak cara yang mungkin tidak pernah dipikirkan orang lain dilakukan pada saat memarketingkan produk IBE. Dan seterusnya sampai akhirnya produk IBE sampai pada tahap kreatif inovasi, yaitu kreativitas yang menyelesaikan masalah. Hem, menarik ya. Sesungguhnya jika mahasiswa berusaha keras, mahasiwa pasti bisa kok.

Namun tidak dapat dipungkiri, mahasiswa juga manusia biasa. Manusia yang masih berkembang, belum stabil. Ada saja alasan yang bisa menghambat mahasiswa untuk melakukan hal-hal yang kreatif dan inovatif. Hal itu adalah:

  1. Rasa malas. Bahkan dikalangan mahasiswa sekarang sudah muncul istilah-istilah seperti mager (males gerak). Mahasiswa adalah insane manusia yang belum sepenuhnnya dewasa, terkadang rasa malas dan putus asa masih hinggap dengan mudahnya.
  2. Sibuk. Sibuk apa? Mahasiswa kok sibuk, ngapain aja? Tentu kuliah. Tugas kuliah memang terkadang terasa terlalu berlebihan untuk mahasiswa sehingga merasa terlalu sibuk untuk melakukan hal lain.
  3. Kurang percaya diri. Mahasiswa ini kadang suka merasa gak pede dengan apa yang bisa dilakukannya. Alih-alih berkarya, jika ada mahasiswa lain yang berhasil menciptakan sebuat karya, mereka hanya bilang “wah hebat ya dia” tanpa ada motivasi untuk menjadi lebih dari apa yang dilakukan orang lain.

Solusi dari hambatan diatas adalah motivasi. Mahasiswa harus mampu memotivasi dirinya sendiri dan lebih bagus lagi jika dapat memotivasi teman-temannya sekalian (hehe). Mungkin motivasi setiap orang berbeda, namun satu yang harus diingat oleh mahasiswa, seperti kata om Thomas L. Friedman melalui bukunya yang berjudul “The World is Flat”, bahwa sekarang ini dunia sudah rata, semua sejajar. Menurut buku ini, era globalisasi di dunia terbagi dalam 3 tahap. Tahap pertama adalah saat Colombus menemukan Benua Amerika, tahap kedua adalah era globalisasi industri sampai abad 20, dan tahap ketiga adalah globalisasi abad 21 yang disebabkan oleh kemajuan teknologi.

Dengan globalisasi, semua bisa melakukan apapun yang ia mau dan sukai. Mahasiswa dapat berkarya dan bersaing langsung dengan mahasiswa dari benua manapun. Mahasiswa juga dapat mengembangkan kreativitasnya dengan bertemu dengan mahasiswa dari negara lain melalu konfrensi-konfrensi internasional yang sedang marak diadakan.

Mahasiswa juga harus mampu berinovasi. Inovasi juga memiliki level-level, yaitu:

  1. Level pertama adalah Inovasi teknologi. Mungkin untuk anak ITB ini agak sepele. Inovasi teknologi ini yah menciptakan sesuatu dengan kemajuan teknologi.
  2. Level kedua adalah Inovasi Produk. Membuat produk yang unusual, berbeda dari yang ada.
  3. Level ketiga adalah Inovasi Proses. Ini bisa meliputi supply chain management, service scape, dan efisiensi kerja.
  4. Level terakhir dan yang paling sulit dan yang paling tinggi adalah Inovasi bisnis model.

Kesimpulan dari tulisan saya diatas, mahasiswa sebagai insan yang bebas seharusnya bisa menciptakan sesuatu yang kreatif dan inovatif untuk membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang ada. Sesungguhnya jika mahasiswa mau, mahasiswa pasti bisa kok. Sudah banyak contohnya, seperti IBE. Namun terkadang mahasiswa merasa malas dan tidak percaya diri terhadap kemampuannya sehingga menjadi tidak kreatif dan inovatif. Solusi dari malas dan tidak percaya diri adalah motivasi. Dengan motivasi, mahasiswa akan terdorong dan melawan rasa malas serta lebih percaya diri. Karena sekarang dunia itu rata, dimana siapa yang mau dia pasti bisa maju.

 

Falency 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: