Archive | September, 2011

Creating Creative Business Seminar by Ridwan Kamil

22 Sep

It’s been a while since the last post ya, karena emang belum ada tuntutan tugas lagi dari Pak Apiq maupun Kak Bayu hehe. Ya ya blog ini emang (untuk saat ini) murni diperuntukan untuk kuliahan jadi yah gini, kalau ga ada tugas ya ga nulis.

Kelas CI dua minggu yang lalu, Pak Apiq menyampaikan bahwa kami akan ada kuliah luar. Cukup bete awalnya pas tau kuliah luar ini ternyata diadain di hari Sabtu dan ternyata keluarnya pun ga cukup jauh, cuma dari gedung SBM geser dikit ke Comlabs. Bete iya bete awalnya, tapi pas dikasih tau kalau pembicara pada kuliah luar ini adalah Pak Ridwan Kamil, dumelan bete ini berubah menjadi semangat.

Pak Ridwan Kamil sebenarnya sudah pernah memberikan kuliah saat saya berada di tingkat dua, kuliah Entrepreneurship. Saya sangat tertarik dengan betapa kreatifnya Pak Ridwan ini menurut saya, sehingga pasti sangat menyenangkan bila diberikan kesempatan untuk mendengar kuliah dari beliau lagi.

Berikut ini beberapa poin yang saya dapatkan dari seminar yang bertajuk:

“Creating Creative Business by Ridwan Kamil”

Pak Ridwan Kamil menyampaikan bahwa sebenarnya sangat mudah untuk memulai sebuah bisnis, karena bisnis berasal dari sebuah ide yang diperkaya oleh kreatifitas dan imajinasi. Warga Indonesia, terutama Bandung, sebenarnya sudah cukup kreatif, namun kenapa Industri kreatif kita tidak berjalan? Ya, karena uang. Sangat susah bagi seseorang yang ingin start up bisnis kreatif di Indonesia untuk mendapatkan pinjaman modal.

Padahal, sangat mudah untuk bisa membangun suatu daerah untuk menjadi industri kreatif. Cukup dengan 3 syarat, yaitu:

  1. Talent, siapa bilang orang kreatif tidak butuh pendidikan. Untuk membangun sebuah industri kreatif, dibutuhkan orang-orang yang berpendidikan dan memiliki cukup ilmu.
  2. Tolerant, dapat menerima perbedaan dan melihat dari sudut pandang yang positif
  3. Technology, teknologinya sudah maju, tidak “buta” teknologi.

Di Amerika Serikat, sedang marak dimana pemuda yang biasa-biasa saja, mendadak menjadi jutawan karena menggunakan dan mengaplikasikan kreatifitasnya kepada wadah yang tepat.

How to being creative entrepreneur?

  • Innovative
  • Risk Taker
  • Visionary
  • Strong Leadership
  • Problem Solver
  • Agent of Change

A few tips from Ridwan Kamil to start the creative business (based by his experience):

  • Observe, amati dunia disekitar anda. Bacalah dunia dengan membaca buku, bergaul, dan travelling. Dapatkan inspirasi dari lingkungan sekitar anda.
  • Select, pilih apa yang ingin anda lakukan dan tekuni
  • Think Different, cobalah untuk melakukan apa yang belum dilakukan orang lain. Lakukan hal yang sebenarnya sama dari sudut pandang yang berbeda
  • Make Plan, susun strategi dan rencana
  • Scalable
  • Design/Technology
  • Networking
  • Innovative Marketing

Diatas adalah beberapa poin yang saya dapatkan dan insyaallah bisa saya gunakan dalam kehidupan saya kelak. Selain poin diatas, saya juga sempat menangkap beberapa quotes yang diucapkan dan dilampirkan di slide presentasi Pak Ridwan Kamil:

Imagination is the soul of creativity

Networking is everything

So, that’s it. I think that’s all what i got from the presentation. Semoga berguna bagi pembaca dan semoga berguna bagi saya juga kelak.

 

See you when i see you,

Falenoo

Advertisements

Negara yang Banyak Akal

6 Sep

Tugas kedua dari kuliah CI nih hehehehe.

Pertama, mau minta maaf sama Pak Apiq karena saya 2x pertemuan ga bisa hadir, soalnya ada HPAIR pak, suratnya udah ada kan ya pak ya? Maafin saya pak.

Tugas kedua ini kebetulan tentang negara yang menurut saya paling kreatif dan inovatif. Wow, rasanya tugas ini sangat subjektif ya ga? Masalahnya, pengertian dari Kreativitas dan Inovatif aja berbeda bagi setiap orang. Jadi, ya saya usaha aja apa yang menurut saya kreatif dan inovatif, semoga tidak mengecewakan.

Baiklah, negara yang menurut saya paling Inovatif dan Kreatif adalah (jeng-jeng):

KOREA SELATAN

Kenapa Korea Selatan? Sumpah ini ga ada sangkut pautnya sama saya mau sombong abis dari sana (lah ini sombong), tapi memang saya sudah naksir sama negara ini, jauh sebelum saya bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa pergi kesana.

Pertama naksir sama negara ini gara-gara ngeliat video clip SEOUL yang indah banget. Jadi aja termotivasi cari-cari tentang negara ini.

Apanya yang Kreatif dan Inovatif?

Seperti yang kita tau, Korea Utara dan Korea Selatan ini statusnya masih gencatan senjata, dan beberapa waktu lalu sempat beredar kabar kalau mereka akan kembali berperang yang menyebabkan jumlah turis yang datang ke Korea berkurang drastis. Mungkin ada beberapa negara yang mengeluarkan travel warning.

Untuk mengatasi hal ini, Korea Selatan sangat banyak akal. Korsel membentuk sebuah event yang disebut visit Korea 2010-2012 dan berinovasi dengan kreatifnya untuk memfasilitasi para turis. Contohnya, mereka menyediakan bus gratis yang sangat nyaman dari Seoul ke beberapa kota di Korsel. Selain itu, seluruh mahasiswa di Korsel dengan kreatifnya berinisiatif untuk berkeliaran di seuruh penjuru kota disaat weekend untuk membantu para turis. Pasalnya, tidak banyak masyarakat lokal yang fasih berbahasa inggris kecuali ya mahasiswa.

Lebih dari itu, Korea Selatan membangun beberapa spot yang sebenarnya sepele dan tidak terlalu penting menjadi tempat yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi. Sebut saja Han River. Ini sungai biasa, tapi bersih sih, ga kayak ciliwung atau kalimalang yang airnya coklat hehe, apa menariknya liat sungai? Dengan kreatifnya pemerintah membangun air mancur warna-warni yang menyala di jam-jam tertentu di sebuah jembatan disekitar Han River ini. Ada pula tempat perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara, yaitu DMZ (De Militarized Zone) yang sebenarnya adalah tempat yang mengerikan untuk dikunjungi, namun entah kenapa orang tetap berkunjung. Padalah jelas-jelas tertulis jika sewaktu-waktu terjadi perang, keselamatan pengunjung tidak dijamin. Waelah, cukup serem yeee.

Teknologi. Korea pun sudah berinovasi sangat jauh. Samsung, brand elektronik asli Korea ini, sedang berupaya membuat sebuah polaroid namun yang dihasilkan di kertas foto bukanlah foto biasa, namun foto bergerak (video) seperti foto yang kita lihat di film Harry Potter. Banyak juga musium di Korea Selatan yang menggunakan teknologi. Salah satunya adalah hologram dan sistem yang sangat indah dimana kita bisa berfoto di pintu masuk musium dan foto kita mengikuti kemana kita pergi melalui dinding di sepanjang musium. LUAR BIASA.

Korea Selatan juga sangat smart dan cerdas. Mungkin anak-anak akan merasa malas dan boring jika mengunjungi musium sejarah yang isinya boneka manusia berpakaian usang zaman perang dengan darah-darah. Korea Selatan dengan akalnya yang banyak itu, membuat musium dengan boneka Teddy Bear dan tetap mennceritakan sejarah. UWOOOOOOOOW. Kepikiran aja ya ini orang korea.

Jadi, inilah mengapa saya mengatakan Korea Selatan sebagai negara yang kreatif dan inovatif. Sebenarnya banyak juga negara yang kreatif dan inovatif, seperti Singapore atau China. Tapi yang PALING ya Korea Selatan ini menurut saya hihihi.

Enjoy the blog, and see you soon.

Falenoo