Archive | August, 2011

Sebuah doa, tentang apa?

28 Aug

Dalam perkenalan, hal pertama yang akan diungkap adalah nama. Segitu pentingnyakah nama? Ada apa ya dengan nama?

Pertama, karena ini postingan perdana saya di wordpress, ada baiknya kita berkenalan. Nama saya Raja Falency Arifah, bisa dipanggil Falen, Leno, Faleno, apapun lah ya hehee. Sebenarnya ini blog kedua saya, blog pertama saya bisa dilihat disini. Setelah kenalan terus apa? Oke, saya akan bercerita. Cerita hari ini akan berkisar tentang nama saya..

Nama. Satu hal yang orang tua pikirkan saat menjelang hari kelahiran sang buah hati. Mungkin karena itu pula nama menjadi penting, karena biasanya nama anak berisi harapan dari orang tua tentang ingin seperti apa anaknya kelak. Tapi, saya sendiri sebetulnya agak tidak begitu yakin dengan arti nama saya, apakah itu sebuah doa? Atau keisengan belaka dari papa dan mama? Mari kita telaah deh ya dari pada penasaran, nama saya terdiri atas 3 suku kata, yaitu:

Raja. Kata raja ini menjadi awalan nama saya. Cukup unik aneh dan menarik memang kata Raja ini. menurut kamus besar bahasa indonesia, Raja itu berarti:

ra.ja
[n] (1) penguasa tertinggi pd suatu kerajaan (biasanya diperoleh sbg warisan); orang yg mengepalai dan memerintah suatu bangsa atau negara: negara kerajaan diperintah oleh seorang –; (2) kepala daerah istimewa; kepala suku; sultan; (3) sebutan untuk penguasa tertinggi dr suatu kerajaan; (4) orang yg besar kekuasaannya (pengaruhnya) dl suatu lingkungan (perusahaan): — minyak; (5) orang yg mempunyai keistimewaan khusus (spt sifat, kepandaian, kelicikan): — kumis; — copet; (6) binatang (jin dsb) yg dianggap berkuasa thd sesamanya: — buaya; — jin; (7) buah catur yg terpenting; (8) kartu (truf) yg bergambar raja

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/raja#ixzz1WJgizapQ

Baiklah, intinya arti Raja ini adalah pemimpin tertinggi dari sebuah kerajaan dan gelar raja diberikan kepada keturunan laki-laki yang pada akhirnya memimpin kerajaan. Sekali lagi, diberikan kepada LAKI-LAKI, lagi LAKI-LAKI. Dulu sewaktu masih kecil (mungkin SD) saya selalu protes sama mama papa kenapa saya diberi nama Raja. Tapi sekarang saya udah nerimo aja sama kata Raja ini, karena ternyata penuh makna dan kisah.

Jadi, dahulu kala, pada saat kakek saya mash berdomisili di Medan (Sumatra Utara) ternyata kakek saya ini tinggal di sebuah kerajaan kecil. Jadi gelar raja ini selalu diberikan di depan nama setiap keturunan dari anak laki-laki sang raja. Asik ga tuh? Ternyata nama Raja ini mirip dengan gelar Raden kalo di Jawa. Ini dia sebab dari nama raja yang ada di depan nama saya. Papa dan adik saya pun memiliki nama Raja, sehingga kalau ada telpon masuk dan mencari seseorang bernama Raja, yak mama pasti kelimpungan, raja mana yang sebenarnya dicari hehehe.

Kata kedua dari nama saya adalah Falency. Nama tengah saya ini suka bikin emosi. Orang-orang suka menginterpretasikan sendiri tentang nama ini dan cara penulisannya. Saya pernah ngamuk (em, bukan ngamuk seperti yang anda bayangkan sih hehe) pada saat MOS atau Masa Orientasi Siswa di SMA saya karena ada anak baru yang dengan sok taunya menulis nama saya seperti ini: Vallentsi. Selain itu, saat baru berkenalan dengan seseorang, mereka juga akan dengan sok taunya bilang bahwa saya lahir pada bulan Februari, tepatnya 14 Februari, saat Valentine.

Arti dari kata Falency ini cukup simpang siur. Coba aja googling Falency, yang keluar pasti kalau ngga blog saya, facebook saya, twitter saya, atau malah foto saya. Ga ada definisi yang mendunia tentang kata Falency. Definisi Falency menurut mama dan papa sangat berbeda. Saat SMP, saya pernah bertanya makna dari kata Falency ini kepada mama dan papa, mereka bilang, “Ini gabungan dari nama mama dan papa nak coba aja kamu gabung-gabungin.” Sejujurnya, ini masih membingungkan. Nama papa saya Raja Ferhat Amrisyah, sedangkan nama mama adalah Yulita Curniati, sebelah mananya yang kalau disambungin menjadi Falency??? Setelah saya SMA dan belajar Kimia, saya bertemu dengan sebuah elektron, namanya sama seperti nama saya namun berbeda penulisan, Valensi, elektron valensi. Saya jadi sering merasa dipanggil setiap guru menyebutkan elektron ini, teman-teman juga jadi sering usil pake kata ‘valensi’ ini. Akhirnya saya tanya lagi sama papa dan mama. Usut punya usut, papa dan mama ga suka sama pelajaran kimia, mangkanya nama saya Falency. Mereka berharap saya bisa menyukain kimia, seperti saya menyukai nama saya sendiri. Okelaaaaaahhhh.

Kata ketiga dalam nama saya adalah Arifah. Nama belakang saya ini mungkin adalah nama yang paling ‘aman’. Nama ini diambil kakek saya, karena pada saat saya dilahirkan, jamaah haji sedang berada di Padang Arofah. Maka nama saya dimirip-miripin sama Arofah, jadilah Arifah.

Sejujurnya saya sangat bersyukur atas nama yang sudah diberikan oleh kedua orang tua saya. Keyakinan saya, sebenarnya ada sebuah doa yang tidak dibeberkan oleh orang tua saya pada nama ini. Saya yakin 100%. Selain itu, terima kasih pada papa dan mama yang tidak memberikan saya nama sesuai dengan tanggal lahir saya. Pasalnya, saya lahir pada tanggal 22 Juni (tolong diingat, dan jangan lupa kadonyaaaa) yang bertepatan dengan ulang tahun Jakarta. Bagaimana kalau nama saya menjadi Raja Ondel-Ondel? atau Raja Jakarta? Ga kebayang sama sekali.

Sekian arti nama dan penjabaran nama saya. Saya bangga menjadi Raja Falency Arifah yang walaupun masih menjadi misteri sebenarnya ada makna apa dibalik nama saya.

Cheers,

Falency

Hello world!

28 Aug

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.